Perbaikan Transmisi Matic Mobil Itu Mahal?

Oleh: Hermas E Prabowo

Apa benar memperbaiki transmisi matic mobil itu mahal? Pertanyaan ini sering diajukan ke saya selama mengelola Worner Matic, bengkel spesialis transmisi otomatis dan mobil matic.

Perlu saya jelaskan bahwa ada 3 pilihan yang bisa dilakukan untuk memulihkan masalah pada transmisi matic, utamanya gearbox matic saat mengalami kerusakan.

Pertama, ganti gearbox matic baru. Kalau ini jelas mahal. Harga satu unit gearbox matic baru, yang benar-benar baru bukan tipuan, minimal di angka Rp 30 juta.

Harga segitu untuk tipe terendah mobil, model konvensional 4 speed. Makin banyak jumlah speed dan makin tinggi tipe mobil dan makin langka populasi di lapangan, makin tinggi lagi harganya.

Bisa di angka Rp 40 juta, Rp 50 juta, Rp 60 juta bahkan hingga di atas Rp 100 juta. Untuk kantong kebanyakan orang Indonesia terlalu berat mengganti gearbox matic baru.

Kedua, gearbox matic gelondongan eks Singapura. Lebih murah. Ini bukan gearbox matic baru. Eks Singapura ada gearbox matic bekas atau seken dari negara lain, yang dikirim ke Indonesia.

Tidak semua bekas orang Singapura, karena negara Singapura kecil, matic bekasnya tidak sebanyak itu. Itu merek dagang saja. Bekas maticnya banyak dari negara lain

Biasanya saat beli gearbox matic eks Singapura, konsumen tidak boleh melihat atau membongkar kondisi dalam gearbox.

Ada unsur spekulasi di sini, sehingga ada ungkapan seperti beli kucing dalam karung. Kalau bagus yang untung, kalau jelek ya buntung.

Garansi yang diberikan umumnya garansi pasang. Gearbox matic pasang, jalan, kalau normal jalan. Kalau setelah seminggu jalan masalah, ya risiko ditanggung pembeli.

Hampir tidak ada yang berani menggaransi hingga 3 bulan misalnya, karena penjual juga tidak tahu kondisi yang sebenarnya.

Dalam beberapa kasus, ketika penggantian gelondongan pertama gagal, tuker gelondongan kedua. Ketika pada penggantian gelondongan kedua masih belum bagus, umumnya konsumen disuruh pakai saja.

Karena udah pada pusing, yang naik turun sudah capek, dan akhirnya konsumen dirugikan. Kalau ngotot dan berantem juga capek.

Dalam banyak kasus, belakangan ini juga beredar barang lokal, atau oplosan lokal, dijual dengan merek eks Singapura.

Kondisi ini akhir-akhir ini mulai banyak terjadi. Ketika pembeli protes, penjual bilang tidak pernah jual barang lokal. Ketika gearbox matic dibongkar dan ternyata benar bukan eks Singapuran, pembeli disalahkan karena sudah membongkar dan garansi tidak berlaku.

Dalam kasus ini, pembeli selalu ada di posisi yang salah dan kalah.

Ketiga, perbaikan gearbox matic. Pilihan ini lebih rasional dan terukur dari segi biaya, hanya tidak semua bengkel mempunyai kompetensi dan keahlian yang sama.

Kalau dapat bengkel dengan kompetensi dan keahlian yang baik tentu aman. Biaya terukur, kualitas bagus, dan awet. Bergaransi pula.

Tapi kalau ketemu yang tidak baik, tetap ada risiko. Karena itu penting untuk minta jaminan garansi, dan jaminan kualitas. Semua harus tertulis, hitam di atas putih, dengan klausul yang jelas.

Sebisa mungkin hindari membeli komponen sendiri, karena itu artinya kalau nggak bener, semua risiko ditanggung sendiri oleh pemilik mobil.

Biaya perbaikan mahal dan murah itu relatif. Kalau pakai sparepart semua asli ya tentu tidak bisa murah, karena sparepart asli juga mahal. Kalau pakai sparepart KW, ya tentu ada risiko. Murah tapi ada risiko.

Perbaikan transmisi matic sebenarnya tidak mahal, tapi terukur. Kalau ketemu bengkel yang tidak kompeten dan tidak ahli, mungkin murah tapi sesaat. Setelah itu kembali rusak dan keluar uang lagi. Apalagi kalau tidak ada jaminan garansi.

Memilih bengkel yang tepat adalah kuncinya.*

Worner Matic
Bengkel Spesialis Transmisi Otomatis & Mobil Matic AT, CVT, Dual Clutch baik CBU atau CKD (mobil AS, Eropa dan Asia.) Bergaransi & Terjangkau.

Lokasi Bengkel: Bintaro, Cinere (Depok), Bekasi dan Semarang.
Telp/WA 08121015018