Ada 4 Kategori Bengkel Mobil yang Perlu Anda Tahu

Ada banyak macam bengkel mobil di Indonesia. Baik yang kecil, menengah hingga besar.

Berdasar lingkup, cakupan jenis pekerjaannya dan status, setidaknya ada 4 (empat) kategorisasi atau penggolongan bengkel mobil. Berikut penjelasannya:

1. Bengkel Mobil Khusus

Bengkel mobil yang masuk kategori bengkel mobil khusus adalah bengkel yang mengerjakan perawatan dan perbaikan mobil dan bagian-bagiannya khusus lingkup mobil tertentu saja.

Bisa lingkup mobil tertentu, merek mobil tertentu hingga jenis mobil tertentu.

Bagian yang dikerjakan bermacam-macam. Umumnya lebih dari satu macam atau bagian. Bisa dua macam, tiga, empat, lima, sepuluh bahkan semua bagian mobil bisa.

Meski mengerjakan banyak bagian, bengkel ini tidak masuk kategori bengkel umum, karena lingkup mobil yang ditangani dan sifat keahliannya yang spesifik yang mampu dia tangani dengan baik.

Misalnya bengkel khusus mobil matic, Worner Matic. Menangani perawatan dan perbaikan khusus mobil matic dan bagian-bagiannya.

Masalah yang ditangani tidak hanya spesialis dalam perbaikan dan perawatan transmisi matic saja. Perawatan dan perbaikan transmisi matic tentu sudah menjadi keahliannya.

Namun juga merawat dan memperbaiki mesin, sistem pendingin, charging, sistem starter, airbag, rem, kaki kaki, suspensi hingga accessories, sistem kelistrikan dan komputer.

Melayani service berkala, tune up, ganti atau kuras oli, ganti filter, recovery performance, scanning, reset, adaptation, programming.

Jenis dan merek mobil matic yang ditangani juga macam-macam. Baik mobil matic CBU, CKD. Mobil matic produksi AS, Eropa, Jepang, China dan Korea.

Selain itu ada bengkel khusus mobil CBU, mobil semi sport, mobil sport dan banyak lagi.

Untuk kategori merek tertentu ada bengkel khusus mobil Toyota, hanya bisa menangani mobil-mobil dengan merek Toyota.

Ada juga bengkel khusus mobil Ford, Nissan, Range Rover, BMW, Mercedes Benz, Audi, Suzuki, Mitsubishi, Mazda dan banyak lagi.

Untuk kategori jenis tertentu ada bengkel khusus bus, truk, bengkel khusus restorasi, modifikasi dan banyak lagi yang lain.

2. Bengkel Spesialis

Umumnya hanya mengerjakan satu bagian tertentu dari mobil saja.

Misalnya bengkel spesialis radiator, AC, transmisi, kaki kaki, roda, casis, odometer, spion, turbocharger, dinamo, kaca, body repair, jok, servisce ECU, kelistrikan, lampu, power window, suspensi dan banyak lagi yang lainnya.

Pekerjaannya spesifik di bagian atau komponen tertentu saja. Tidak yang lain.

3. Bengkel Mobil Authorized

Orang sering menyebutnya bengkel resmi. Masuk kategori bengkel umum. Menangani semua jenis service yang lebih menitikberatkan pada perawatan dan penggantian komponen utuh atau assy. Biasanya tidak merekondisi atau perbaikan komponen.

Bengkel authorized terikat dalam rantai jaringan distribusi mobil langsung dari pabrikan. Umumnya investasi modalnya besar.

4. Bengkel Mobil Non Authorized

Sama dengan authorized. Bedanya bengkel umum ini di luar jaringan pabrikan. Modal umumnya tidak besar.

Bisa memperbaiki kerusakan komponen. Tidak harus ganti utuh. Penggunaan sparepart bisa original, OEM atau aftermarket sesuai kemampuan konsumen.

Lebih banyak melakukan perawatan dan perbaikan mobil yang kasusnya umum, tidak spesifik bagian tertentu.*

Author Profile

Hermas Prabowo

Hermas Prabowo

Hermas Prabowo adalah teknisi ahli mobil matic & transmisi otomatis di Worner Matic. Dia juga trainer di lembaga kursus mekanik spesialis di Worner Matic Training Center (WMTC). Content creator di channel youtube Worner Matic.